Senin, 13 Januari 2020

biodata saya

   halo... nama ku saila najma hakim, lahir pada tanggal 13 November 2002, sekarang umurku 17 tahun. Saya adalah anak kedua dari bapak Abdul hakim dan ibu Irma, dulu katanya kenapa saya diberi nama saila najma hakim ceritanya ketika ibuku mengadung ku dia bermimpi melihat bintang yang berjatuhan arti dari kata najma dan hakim adalah bijaksana dengan itu harapan kedua orang tua saya semoga saya menjadi bintang yang bijaksana diantara orang-orang di sekjeliling saya. saya mempunyai dua saudara laki-laki, ada kakak dan ada juga adik, saya adalah anak perempuan satu-satunya. sekarang kami tinggal di kampumg bobos dari sejak ibu dan bapak saya menikah.
    riwayat Pendidikan saya mulai dari taman kanak-kanak sampai sekarang adalah TK Aisyiyah, lalu melanjutkan ke SDN Putrajawa 1, lanjut ke MTS. Muhammadiyah, dan sekarang saya bersekolah di SMAN 13 Garut.
    Pekerjaan kedua orang tuaku adalah sebagai seorang guru, bapa mengajar di smp sedangkan ibu mengajar di sekolah dasar. karena itu mereka adalah motivasi dari cita-cita saya sekarang adalah menjadi seorang dosen.
    dari sejak kecil  aku selalu di didik mejadi orang yang giat dan betanggung jawab, apalagi dalam masalah belajar dan sekolah, hal itu sangat penting bagi hidup dalama mencari ilmu, karena orangtua sayalah saya bisa seperti sekarang mempunyai prestasi yang dapat membanggakan mereka, karena mereka juga saya bisa tumbuh mennjadi anak yang berbudi. berusaha keras menggapai harapan bisa lanjut ke perguruan tinggi yang baerkualitas.
    aku banyak belajar hidup dari keluarga kecilku, mereka yang sangat peduli dan membuat saya bisa memaknai hidup yang sempurna, bersyukur masih berada diantar orang-orang baik. kakakku selalu bilang bahwa aku harus lebih sukses dari dirinya, jangan menjadi orang yang lalai dalam hal apapun ketika menggapai harapan, dia sangat baik, selalu memberi dorongan dan mendukung hal yang baik dalam hidupku, dan yang paling tekesan adalah ketika saya mendapatkan sebuah pencapaian yang baik dia selalu memberikan sebuah hadiah yang dapat memfasilitasi dan mendorong saya menjadi lebih baik ketika gagalpun dia bahkan membantu bangkit dari kegagalan. tidak ada yang paling istimewa dihidipku selain terlahir dari keluarga sederhana yang sangat sempurna. 
   
    


Tidak ada komentar:

Posting Komentar